Mengenal si Naga Tanah
Cacing Tanah, yang dalam pengobatan
China lebih dikenal dengan nama Naga Tanah
(Dilong), umumnya adalah jenis Eisenia foetida. Cacing jenis
ini mudah ditemukan di daerah kaya humus, terutama di daerah
beriklim tropis atau subtropis Asia. Sedangkan di Indonesia,
kita lebih mudah menemukan cacing tanah Lumbricus rubellus atau
L. terrestris. Yang lebih banyak digunakan sebagai bahan obat
di Indonesia adalah jenis L. rubelus yang ukurannya tidak terlalu
besar. Sedangkan L terrestris berukuran lebih besar dan berwarna
merah, mudah ditemukan di tanah kebun kaya hara.
Ada tiga keluarga cacing tanah yang paling mudah dijumpai di
sekitar kita, yakni famili Lumbricidae, Magescolecidae, dan
Octochaetidae. Namun cacing tanah yang paling banyak dibudidayakan
sebagai bahan obat adalah anggota familli Lumbricidae, terutama
Lumbricus terrestris, L rubellus, Eisenia foetida, Allolobophora
caliginosa, dan A. chlorotica. Jenis lain cacing tanah yang
mudah kita jumpai di antaranya Pheretima asiatica dan Perionyx
excavatus dari famili Megascolecidae. Ada lagi Diplocardia verrucosa
dari famili Acanthrodrillidae dan Eudrilus eugeniae dari famili
Octochaetidae.
Setiap jenis cacing tanah tersebut secara alami hidup pada kedalaman
berbeda. Eisenia foetida si cacing Cina itu serta cacing L rubellus
lebih suka di permukaan tanah yang tertutup humus dan kompos
kaya hara. Memang sesekali cacing-cacing ini menyelinap ke dalam
tanah, jika di permukaan hara mereka tidak menemukan hara pelindung.
Namun biasanya mereka menyusup ke dalam tanah tidak lebih dari
10 cm.
Jenis cacing yang hidup pada kedalaman tanah bagian atas (20-30
cm dari permukaan tanah) umumnya lebih banyak ditemukan di Selandia
Baru, terutama cacing tanah jenis A caliginosa. Pada kedalaman
tanah yang lebih jauh dari permukaan tanah, hidup cacing-cacing
jenis L terrestris dan A longa.
NRML-0301
UPDATED MINGGU 19 MARET 2006 03:00 WIB
Informasi
pembelian produk diatas: Sales
& Markeing Indosehat

ARTIKEL LAIN cacing
tanah penghalau penyakit
cacing tanah dalam pengobatan tradisional
china
cacing tanah bukan cuma
mitos
|